Beranda / Berita / Berita Utama

Mengenal Keindahan Sanggul dan Busana Sunda Lewat Buku “Parahyangan Geulis”

10 Mar 2026 | Berita Utama
Mengenal Keindahan Sanggul dan Busana Sunda Lewat Buku “Parahyangan Geulis”
GKBRAA Paku Alam, dalam soft launching buku Parahyangan Geulis, bersama Delia Murwihartini (tengah) dan Esti Susilarti (kanan). (Foto: Dok. Kamala Nusantara)

Buku Parahyangan Geulis mendokumentasikan keindahan sanggul, busana adat Sunda, batik Parahyangan, kelom geulis, hingga wastra Baduy dalam satu referensi budaya. 

Kekayaan busana tradisional Sunda dari wilayah Parahyangan, Jawa Barat, kini terdokumentasi secara komprehensif dalam buku Parahyangan Geulis karya Esti Susilarti.

Buku ini tidak sekadar menghadirkan keindahan visual busana adat, tetapi juga menelusuri sejarah, filosofi, serta nilai-nilai budaya yang melekat dalam tradisi berbusana masyarakat Sunda.

Dengan ketebalan 158 halaman berwarna, buku ini menyuguhkan pembahasan lengkap mengenai ragam busana adat Sunda, sanggul tradisional, serta aksesori khas yang berkembang di kawasan Parahyangan.

Disusun dengan bahasa yang ringan dan komunikatif, Parahyangan Geulis mengajak pembaca memahami warisan budaya Sunda secara lebih dekat tanpa kehilangan kedalaman maknanya.

Bagi masyarakat Sunda, busana tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh. Setiap unsur pakaian, mulai dari sanggul, kain, hingga perhiasan, menyimpan simbol dan filosofi yang mencerminkan nilai kesopanan, kehalusan budi, serta harmoni hidup yang dijunjung tinggi dalam tradisi Sunda. Buku ini mengungkap berbagai makna tersebut dengan pendekatan yang informatif sekaligus inspiratif.

Parahyangan Geulis

Selain membahas ragam sanggul dan busana tradisional Sunda, buku ini juga menampilkan kekayaan wastra dari wilayah Jawa Barat.

Pembaca dapat menemukan uraian mengenai batik Parahyangan dengan motif khasnya, keindahan kelom geulis sebagai produk kerajinan tradisional yang terkenal dari Tasikmalaya, hingga pembahasan mengenai busana dan wastra masyarakat Baduy yang dikenal memiliki karakter sangat autentik dan sarat nilai kearifan lokal.

Salah satu daya tarik utama Parahyangan Geulis adalah dokumentasi visual yang kuat.

Foto-foto autentik yang ditampilkan memperlihatkan berbagai ragam busana adat Sunda, sanggul tradisional, serta aksesori khas Parahyangan secara detail dan artistik.

Dokumentasi ini menjadikan buku tersebut tidak hanya sebagai bacaan budaya, tetapi juga sebagai arsip visual penting bagi pelestarian busana tradisional Nusantara.

Di tengah arus globalisasi dan perkembangan industri mode modern, kehadiran buku seperti Parahyangan Geulis memiliki arti penting.

Dokumentasi mengenai busana tradisional, sanggul, dan wastra Nusantara menjadi langkah strategis untuk menjaga agar kekayaan budaya lokal tidak tergerus oleh perubahan zaman.

Lebih dari sekadar buku referensi, Parahyangan Geulis dapat dipandang sebagai sebuah persembahan budaya. Buku ini diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi generasi masa kini maupun generasi mendatang untuk mengenal, menghargai, dan mencintai kembali warisan busana adat Sunda sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Melalui karya ini, keindahan sekaligus kearifan lokal dari tradisi berbusana masyarakat Parahyangan tidak hanya terdokumentasi dengan baik, tetapi juga dihidupkan kembali sebagai inspirasi budaya yang relevan bagi masa kini.

Judul Buku: Parahyangan Geulis 

Penulis: Esti Susilarti Tebal: 158 halaman + xvii 

Ukuran: 21 × 29,7 cm (full color)

 Penerbit: PT Kamala Nusantara Hayu, 2025


Artikel ini merupakan kontribusi tulisan dari Tantilia Putri, PPBBN Kamala Nusantara.